Di jaman yang sudah mendekati hari akhir, makin banyak kemaksiatan yang memenuhi dunia yang sudah tua ini bahkan dilakukan para umat muslim, mereka menganggap tindakan mereka itu wajar dan tidak menyadari bahwa yang mereka lakukan itu dosa

Hudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu ‘anhu berkata: “Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh perbuatan-perbuatan bid’ah akan bermunculan (di akhir jaman) sehingga kebenaran (sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) tidak lagi terlihat kecuali (sangat sedikit) seperti cahaya yang (tampak) dari celah kedua batu (yang sempit) ini. Demi Allah, sungguh perbuatan-perbuatan bid’ah akan tersebar (di tengah kaum muslimin), sampai-sampai jika sebagian dari perbuatan bid’ah tersebut ditinggalkan, orang-orang akan mengatakan: sunnah (Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam) telah ditinggalkan”

Keadaan ini sering kali membuat kaum muslimin terpengaruh imannya, untuk menghindari hal-hal tersebut kita hanya perlu mengingat sang pencipta Allah SWT, dengan berdzikir kepadanya segala permasalahan, kesedihan, beban, ketakutan, kegundahan akan sirna.

Tidak heran kenapa orang-orang yang selalu mengingat Allah selalu terlihat bahagia, semakin banyak mengingat-Nya maka pikiran kita akan semakin terbuka, hati akan semakin damai, jiwa akan semakin tentram, dan nurani akan semakin sejuk. Karena dengan mengingat Allah terkandung nilai-nilai tawakal kepada-Nya, yakin kepada-Nya, kepasrahan kepada-Nya. Rendahkan dan tundukkan diri kepada-Nya, sebutlah nama-nama indah-Nya denga berulang-ulang kali dengan disertakan permohonan dan ampunan kepada-Nya.

Niscaya hidup kita akan mendapakatkan ketentraman, kebahagiaan, ketenangan dan dijauhkan dari hal yang buruk. Aamin Yaarabbal Aalamiin.