SAFARI DAKWAH QURAN DI TANAH SUMATRA

 

Safari Dakwah Waqaf Quran
Safari Dakwah Quran Di Sumatera
Yayasan FBQ (Fokus Bina Quran) merupakan sebuah yayasan yang bergerak dalam pengembangan dakwah Al-Quran di Indonesia, ada tiga fokus yang menjadi perhatian yayasan FBQ yaitu mendukung pendidikan Al-Quran, mencetak hafidz, dan pemberdayaan guru ngaji di seluruh pelosok Indonesia. Dalam perjalanannya Yayasan FBQ terus berupaya untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan generasi Qurani, salah satunya melalui program besar kami yaitu wakaf 1000 Al-Quran yang akan didistribusikan keseluruh pelosok nusantara baik ke lembaga maupun perorangan yang membutuhkan. Kami berupaya menjaga amanah donasi para muwakif untuk senantiasa mendistribusikan Quran dengan tepat sasaran. Karena landasan itu, pada tanggal 1-4 Juni 2017 tim Yayasan FBQ melakukan Safari dakwah Quran yang terfokus di 3 provinsi di Sumatera, yaitu provinsi Bengkulu, Provinsi Sumatera Barat, dan Provinsi Sumatera Utara. Safari Dakwah Quran FBQ memiliki 3 tujuan utama yaitu penyebaran wakaf quran secara langsung, perekrutan relawan Quran, dan silaturrahim dengan tokoh maupun pondok pesantren.
Provinsi Bengkulu (1-2 Juni 2017)
Silaturrahim dengan Tokoh MUI Bengkulu Utara
Penyerahan Wakaf Quran Secara Simbolis Kepada PP Al-Um Bengkulu Utara
Penyerahan Wakaf Quran Secara Simbolis Kepada Masjid Darul Ulum Kota Bengkulu
Buka Bersama dan serasehan sekaligus perekrutan Relawan Quran Provinsi Bengkulu
Tadabbur Provinsi Bengkulu
Perjalanan Safari Dakwah Quran di Tanah Sumatera dimulai dari provinsi Bengkulu, hal pertama yang kami lakukan adalah merekrut relawan dakwah quran yang nantinya akan menemani kami sepanjang safari kami di Provinsi Bengkulu. Tak sulit mencari orang-orang yang peduli dengan Al-Quran, maka kami putuskan untuk langsung bersilaturrahim kekediaman salah satu pengurus MUI Kab. Bengkulu Utara yaitu Ust. Syahroni yang terletak d kecamatan arga makmur. Dalam silaturrahim ini, kami mengenalkan tujuan besar dari yayasan FBQ sekaligus kami meminta pandangan dan arahan terkait perkembangan Dakwah Al-Quran di Kabupaten Bengkulu Utara, Alhasil kami disarankan untuk mewakafkan Al-Quran ke pondok Al-Um yang memang pondok tersebut aktif dalam menciptakan hafidz di Bengkulu utara, maka pertemuan tersebut kami tutup dengan acara penyerahan wakaf Al-. Quran secara simbolis kepada pondok Al-Um Bengkulu Utara yang diwakilkan oleh ust Syahroni selaku pengurus MUI Kab. Bangkulu Utara.
Sepulang dari Bengkulu utara, kami membuat sarasehan sekaligus nantinya akan dilanjutkan dengan acara buka bersama. Acara ini bertempat di lapangan sekitar komplek universitas Bengkulu. Tak kurang dari 20 Peserta hadir dalam acara tersebut. Dalam acara tersebut kami menyampaikan betapa petingnya mesra dengan Al-Quran dalam setiap aktivitas dan merubah mindset tentang “kesuksesan” dengan Al-Quran. Acara tersebut di akhiri dengan buka bersama oleh para peserta dan relawan.
Selepas acara serasehan dan buka bersama, kami melanjutkan aktivitas kami berikutnya yaitu wakaf Al-Quran secara simbolis ke masjid darul ulum kota Bengkulu, disana kami disambut hangat dan berbincang tentang kondisi masjid yang memang masih sangat kurang dalam pengadaan Al-Quran, singkat cerita kami langsung menyerahkan Al-Quran secara simbolis kepada DKM Masjid Darul ulum. Akhirnya, perjalanan kami di Bengkulu ditutup dengan tadabbur di sekitar kota Bengkulu pada keesokan harinya.
Provinsi Sumatera Barat (3-4 Juni 2017)
Menginisiasi Pembentukan Rumah Tahfidz di Kec. Matur Kab. Agam
Penyerahan Al-Quran Wakaf secara simbolis kepada kepala Desa Matur
Penyerahan Al-Quran Wakaf secara simbolis kepada PP Al-Hafidz Ibnu Hajar Kec. Lawang Kab. Agam
Penyerahan Al-Quran Wakaf secara simbolis kepada MDA Kec. Lawang Kab. Agam
Buka Bersama dan serasehan sekaligus perekrutan Relawan Quran Kota Padang dan Kabupaten Agam
Tadabbur Provinsi Sumatera Barat
Setelah melalui perjalanan lebih dari 18 Jam via jalur darat, akhirnya kami sampai di provinsi Sumatera Barat tepat ketika adzan shubuh. Karena perjalanan yang begitu panjang, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak di salah satu kediaman relawan Quran FBQ yang terletak di kota Padang. Tepat Pukul 07.30 kami memulai aktivitas dakwah Quran, kami langsung menuju Desa Matua Hilia yang terletak di Kabupaten Agam. Perjalanan kami tempuh 3 jam dengan mengendari motor. Sesampainya disana, kami disambut hangat dengan tokoh disana termasuk kepala desa. Disana kami memberikan motivasi menghafal Al-Quran dan tata cara pendirian rumah tahfidz, peserta adalah seluruh perwakilian MDA yang terdapat di desa matua hilia, mereka sangat antusias untuk menjadiakan desa tersebut sebagai desa percontohan yang menerapkan kurikulum tahfidz dalam pendidikan anak-anaknya. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan wakaf Al-Quran secara simbolis yang diserahkan langsung kepada kepala desa matua Hilia.
Perjalanan di Sumatera Barat kami lanjutkan ke Nagari Lawang yang masih terletak di Kabupaten Agam, disana kami melihat langsung proses pembangunan Pondok Pesantren Al-Hafidz Ibnu Hajar. Pesantren ini sudah melaksanakan aktivitasnya dengan jumlah santri 9 orang dan akan terus bertambah dengan mengikuti proses pembangunan pondok pesantren. Kegiatan kami disini kami akhiri dengan penyerahan Al-Quran secara simbolis kepada ust ridwan selaku pengasuh pesantren.
Perjalanan ke kota Padang kami maksimalkan untuk melakukan tadabbur keindahan alam provinsi Sumatera Utara, sesampainya di Kota Padang kami berkumpul dengan para calon relawan Quran FBQ. Disana kami memberikan pengarahan terkait dakwah Al-Quran khususnya di Kota Padang, acara ini kami akhiri dengan buka bersama.
Provinsi Sumatera Utara (4 Juni 2017)
–  Silaturrahim Ulama Kota Medan
–  Penyerahan Al-Quran Wakaf secara simbolis kepada PP Darul Ibtihaj, Kota Medan
–  Buka Bersama dan serasehan sekaligus perekrutan Relawan Quran Kota Medan
Pukul 12.30 kami mendarat di Bandara Kualanamu Medan Sumatera Utara, kami langsung di jemput oleh pengurus Pondok pesantren Darul Ibtihaj dan langsung menuju pesantren tersebut. Disana kami langsung menemui pimpinan pondok pesantren Darul Ibtihaj yaitu Ust Ridwan, kami bertukar kisah tentang kegiatan dakwah Al-Quran pada saat ini, setelah itu kami langsung pamit dan sebelumya didahului dengan penyerahan wakaf Al-Quran secara simbolis.
Tak banyak waktu yang kami miliki selama kami berada di Medan, sepulang dari pondok Darul Ibtihaj, kami melanjutkan perjalanan ke UIN Sumatera Utara untuk mengadakan serasehan dan bukan bersama. Dalam acara tersebut kami memaparkan tujuan kami dan memberikan sedikit motivasi kepada para calon relawan yang hadir ketika itu. Ada beberapa relawan yang antusias sehingga diskusi dilanjutkan setelah selesai shalat isya hingga tengah malam. Akhirnya, kami menyelesaikan Safari Dakwah Quran di Tanah Sumatera pada tanggal 5 Juni pagi untuk lepas landas menuju Jakarta.

BANTUAN LEMBAGA QURAN “26 MEI 2017”

Lembaga Quran menjadi tonggak dakwah yang memiliki kontribusi terbesar dalam pembinaan umat untuk mempelajari dan mentadabburi Al Quran. Keberadaan lembaga pun didasari oleh kesadaran umat untuk menerapkan nilai-nilai syariat dalam kehidupan sehari-hari yang kemudian pengajarannya diberikan langsung pada kegiatan belajar mengajar dalam suatu lembaga quran.
Bantuan lembaga quran merupakan bentuk solidaritas dan pendorong ukhuwah umat untuk saling bahu membahu berkontribusi dalam dakwah, yaitu berjihad dengan harta, maupun gagasan yang dapat membantu keberlangsungan sebuah lembaga pendidikan Al Quran. Sehingga keberadaannya terus ada serta terus menerus menebar kebaikan dan dakwah di tengah umat.
Fokus Bina Quran menggalang serta menyalurkan donasi, infaq, maupun wakaf bagi para muhsinin maupun umat yang ingin berkontribusi dalam dakwah ini. Salurkan donasi anda melalui Yayasan Fokus Bina Quran di No Rek. BNI SYARIAH 5000023248
Open chat